Perjalanan hidup terkadang tidak sesuai dengan apa yang direncanakan. Berharap manis, tapi datang kegetiran. Berharap indah, tapi tidak seindah yang diinginkan. Okey, apapun ..... itulah perjalanan hidup. Kadang terbersit pertanyaan di dalam hati "kenapa ini harus terjadi?". Tetapi itulah kenyataan, memang begitulah. ....dan harus menerimanya.
Apa yang terlihat mudah, belum tentu bisa dilewati. Dan apa yang terlihat sulit, belum tentu tidak mampu dilewati. Semuanya tergantung pada seberapa besar keberanian untuk mencoba. Itulah hal termudah sekaligus tersulit yang dapat dilakukan, MENCOBA. Tanpa mau mencoba, yakinlah tidak akan pernah tahu seberapa sulit dan seberapa mudah sesuatu itu.
Okey, apapun itu, yang mampu dicapai adalah yang terbaik. Karena yang tidak tercapai, mungkin memang bukan yang terbaik.
Sebenarnya mudah, bersikaplah legowo, ikhlas dan bersyukur. Maka apapun yang tercapai akan menjadi yang terbaik. Karena bisa jadi anggapan tentang hal-hal negatif disebabkan oleh ketidakmampuan dalam menerima kenyataan, mensyukuri apa sudah didapatkan, dan ketidakikhlasan yang ada dalam diri.
~~ting tong~~
Sabtu, 22 September 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Menyempurnakan cinta
Dengan semua penderitaannya, adakah sesuatu yang lebih menyedihkan dari cinta? Dengan semua sukacitanya, adakah sesuatu yang lebih sempu...
-
Lahir dari rahim ibu 26 tahun silam, kini aku sudah menjadi orang dewasa. Tapi kedewasaanku tidaklah sedewasa mereka yang sudah lebih dewasa...
-
Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp 50.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Ma...
-
Orang bilang aku lahir dari rahim ibu.. Bila haus, yang susukan aku.. ibu Bila lapar, yang suapkan aku..ibu Bila keseorangan, yang sentiasa...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar