mahkota harap sendu menatap pucuk malam dalam gelap dan laju
riak berlari mengejar baling kapal sawu hitam
kamar mandi menangis, bertanya dan berucap apa daya
aku berteriak ketika menyanyi kalbu
-selamat malam kegelapan, aku jumpai dan aku tetap disini-
mahkota harap sendu menangkap pucuk dalam lapor dan tegar
gelap, adikku adakah sisa rindu buat esok...?
sebab disini air mata berlnang, pelan membasahi pembaringanku
kapan kujumpa lagi, tentang adikku Tintin M.L yang nakal..
tentang kakak- kakakku Aris, Nani, dan kakakku Badi yang garang
tentang ibu yang selalu mengkhawatirkanku…….
tentang ayah yang telah tiada namun hidup dalam kalbuku
-selamat malam semua, aku merindukan kalian semua-
Jumat, 08 Agustus 2008
Pelabuhanku dalam malam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Menyempurnakan cinta
Dengan semua penderitaannya, adakah sesuatu yang lebih menyedihkan dari cinta? Dengan semua sukacitanya, adakah sesuatu yang lebih sempu...
-
Lahir dari rahim ibu 26 tahun silam, kini aku sudah menjadi orang dewasa. Tapi kedewasaanku tidaklah sedewasa mereka yang sudah lebih dewasa...
-
Hari demi hari berlalu sudah. Waktu demi waktu lewat begitu saja. Usia semakin tua, dan umurpun semakin berkurang. Tapi apa yang sudah aku l...
-
Ada orang yang bertanya, mengapa setelah mengikuti Training ESQ ini ada orang yang sikap dan perbuatan sehari-harinya tidak mencerminkan apa...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar