Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru…
Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku…
Karena ibadahku masih pas-pasan…
Kuraba dahiku…
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku
Ya Allah….
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah….
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah…
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
Ya Allah,
Ijikanlah…..
Dedicated to people who celebrate the definite cycle on their life….
Tampilkan postingan dengan label Entahlah.... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Entahlah.... Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 April 2009
Selasa, 10 Februari 2009
Di mana Bapak.....???

Selepas kau pergi tinggallah di sini ku sendiri.........
Ibarat anak ayam yang ditinggalkan induknya, mereka pun limbung.
Tak ada lagi tempat untuk mengadu, tak ada lagi tempat untuk bertumpu. Samakah jika seorang pemimpin meninggalkan anak buahnya? mungkin tidak sama jika situasi dan kondisinya tetap kondusif. Tapi bagaimana jika kondisi dan situasinya sedang kritis, di mana anak buahnya memerlukan seorang pemimpin untuk mengambil sebuah keputusan demi kelangsungan pekerjaan? Mungkin itu suatu problem....
Ada beberapa saudara kita yang mengalami tragedi itu, di mana sang pemimpin meninggalkannya pada saat keputusan sang pemimpin itu sangat berpengaruh untuk kelangsungan pekerjaan. Yah....sang pemimpin melangkahkan kakinya untuk pergi, problem suatu pekerjaan datang, sedangkan sang pengganti belum siap melangkahkan kakinya untuk menjadi pemimpin yang baru. Apa yang terjadi pada saat itu.........????
Tak ada rotan akarpun jadi, manfaatkan apa yang ada ajah.....
Beruntung kesigapan dari para pemimpin besar untuk menutup dan menghandle mereka sangat cepat........
Dan akhirnya anak buah dapat bernapas lega kembali........
Alhamdulillah hirobbil'alamiin......
This is a leadership wisdom.....They're the great leader
Langganan:
Postingan (Atom)
Menyempurnakan cinta
Dengan semua penderitaannya, adakah sesuatu yang lebih menyedihkan dari cinta? Dengan semua sukacitanya, adakah sesuatu yang lebih sempu...
-
Lahir dari rahim ibu 26 tahun silam, kini aku sudah menjadi orang dewasa. Tapi kedewasaanku tidaklah sedewasa mereka yang sudah lebih dewasa...
-
Hari hari lewat, pelan tapi pasti Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru Karena aku akan membuka lembaran baru Untuk sisa jatah um...
-
Hari demi hari berlalu sudah. Waktu demi waktu lewat begitu saja. Usia semakin tua, dan umurpun semakin berkurang. Tapi apa yang sudah aku l...