Tiada terasa bulan romadhon telah tiba menghampiri kita semua, mengajak kita menahan rasa dahaga dan rasa lapar seperti apa yang sering dirasakan oleh saudara- saudara kita yang entah di mana dan tiada pernah tahu bagaimana rasanya kelaparan. Dalam sebulan ini marilah kita sama- sama bersimpati kepada saudara kita yang masih kekurangan dan kelaparan dengan ikut merasakan lapar dan dahaga, yah...setidaknya karena penulis belum bisa memberikan sesuatu yg berarti bagi mereka semua.
Menyinggung tentang bulan penuh berkah dan ampunan, Bulan Suci Ramadhan 1930H, bagaimana kalau seandainya kita semua mengadakan sebuah pertemuan atau semacam yah.. nongkrong bareng di pinggri jalan untuk menunggu buka tapi bebarengan alias bersama- sama. Mungkin tidak cocok jika disebut buka bersama, karena ini bukan acara resmi. Tapi walau tidak seenak dengan minuman dan makanan yang ada diresto/cafe yang biasa dipake pembuka dalam buka puasa, tapi tetap sama atau bahkan lebih banyak takaran kandungan kenikmatannya dalam setiap gelas, jika 1 gelas bisa diregot ku 4an berarti kandungan zat silaturahminya lebih besar di gelas yang di pinggir jalan di banding yang di resto/cafe.
Kenapa bisa demikian, karena yang ada diresto yang buka sambil pacaran jadi cuman berduaan. Tapi kalo yang dipinggir jalan, yang buka orangnya pada kelaperan ha...ha..
Usul poenya usul, Ide ada ide.......langsung poskan komentar sampean...
cp :
1. Bpk Hadi Sumarna
2. Bpk Denih Thok
Selasa, 25 Agustus 2009
Senin, 17 Agustus 2009
Badminton yuk.....
Berbagai macam perubahan yang ada membuat semua menjadi berbeda dan berjauhan. Perpindahan tempat bekerja seharusnya tidak berpengaruh terhadap kehidupan kita di luar tempat kerja. Bekerja saling berjauhan yang tadinya saling berdekatan jangan sampai menjadi alasan terputusnya sebuah komunikasi sosial karena jarang bertemu satu dengan yang lainnya.
So....come on friend's we put up with sport method's to maek we one......
Badminton/Bulutangkis adalah satu-satunya sarana yang bisa mendekatkan kembali kita semua. Karena dalam sebuah olahraga pasti ada unsur sosial yang bisa membuat kita semua sportif. Dan karena sifat sportif itu sangat penting adanya dalam sebuah hubungan, maka mari kita lanjutkan apa yang dahulu pernah kita perjuangkan.
Mari kita lanjutkan bersama, Persatuan Bulutangkis Paguyuban Ex Pegawai Exstensi FISIP Unpad, untuk memupuk tali silaturahmi.
Karena kegiatan ini berjalan di atas kebersamaan, dan melangkah bersama kesadaran diri kita, dan kita semua butuh itu untuk menciptakan sebuah persaudaraan yang erat dan tidak mudah terpecah belah....
Thank's
Si Eko
Senin, 10 Agustus 2009
Kumaha urang...?????
Wuiih...bener kata orang, yang namanya masalah adalah komitmen bagi setiap manusia ciptaan-Nya. Pergi satu datang seribu he...he...he...he...he...
Tapi jangan pernah sekalipun kamu merasa menyerah untuk menghadapai masalah itu, karena hidup tanpa masalah menurutku terlalu enjoy.....(pingin sich) tapi susah.
Hadapilah masalah dan problema kehidupan kamu dengan penuh rasa sabar dan nikmati. Mungkin akan lebih rilex dan tentram. Tapi mungkin akan terasa sulit dan semakin menambah beban hidup jika kamu mempunyai ambisi untuk menyelesaikan masalah itu.
Niati dengan ikhlas, dan selesaikan masalah dengan santai, bukan dengan emosi. Kamu pasti akan merasa lebih tnang dan damai...
Ha...ha...
karena gue sekarang lagi punya banyak masalah, dan gue juga harus bersikap seperti apa yang gue tulis. Tenang dan santai ko....hadapilah masalahmu dengan penuh nikmat...
Tapi jangan pernah sekalipun kamu merasa menyerah untuk menghadapai masalah itu, karena hidup tanpa masalah menurutku terlalu enjoy.....(pingin sich) tapi susah.
Hadapilah masalah dan problema kehidupan kamu dengan penuh rasa sabar dan nikmati. Mungkin akan lebih rilex dan tentram. Tapi mungkin akan terasa sulit dan semakin menambah beban hidup jika kamu mempunyai ambisi untuk menyelesaikan masalah itu.
Niati dengan ikhlas, dan selesaikan masalah dengan santai, bukan dengan emosi. Kamu pasti akan merasa lebih tnang dan damai...
Ha...ha...
karena gue sekarang lagi punya banyak masalah, dan gue juga harus bersikap seperti apa yang gue tulis. Tenang dan santai ko....hadapilah masalahmu dengan penuh nikmat...
Senin, 29 Juni 2009
Hidupku......
Hari demi hari berlalu sudah. Waktu demi waktu lewat begitu saja. Usia semakin tua, dan umurpun semakin berkurang. Tapi apa yang sudah aku lakukan untuk itu semua??? kebanyakan orang yang semakin tua semakin lekat menghadap ke Illahirobbi.....
Tapi tidak denganku. Kekotoran dalam hidupku masih belum bisa aku hilangkan dan bahkan semakin bertambah dan menggunung. ada rasa keinginan untuk melakukan itu semua, tapi kenapa langkah terasa berat untuk melaksanakannya. Apakah ini suatu karma yang harus aku hadapi dalam hidup ini. Tapi hati berkata lain, karena hidup adalah bagaimana kita menjalanninya. Yang Esa selalu memberi yang terbaik bagi hamba-Nya. Meskipun ia berlumur dosa dan berlimangkan kemunafikan. Asalkan ada niat, Ia senantiasa mengampuninya.
Setiap orang saya yakin bisa mengatakan apa yang sudah saya katakan di atas. Tapi kenapa setiap orang itu begitu sulit untuk merubah dirinya sendiri???? Niat yang sudah dilafazkan seakan hanya candaan yang tiada pernah disikapi dengan keseriusan. Hanya kata "nanti" dan "sebentar" menjadi penghalang dan begitu sulit untuk dilewati. Setiap kali teman kita atau bahkan orang yang paling dekat dengan kita mnyuruh kita berbuat kebaikan, seakan tiada jawaban selain "yah nanti" atau "sebentar lagi".
Mas..sholat dulu udah subuh!!! "yah nanti neng sebentar lagi". Berapa menit kita memejamkan mata kita kembali setelah waktu subuh??? 30menit, 60 menit atau bahkan lebih. Sedangkan sang mentari pagi tidak akan menanti kita untuk menunjukkan dirinya dan menutup waktu subuh.
Mungkin bagi orang yang beriman, dengan membaca tulisan ini mereka akan tertawa. Tapi yang menulis, hal seperti ini adalah masalah besar dalam kehidupannya. Mungkin karena yang dimiliki oleh penulis hanya niatnya saja dan belum memiliki kemauan. Tapi sampai kapan penulis harus mencari yang namanya kemauan. Apakah karena kemauan itu masih dikuasai oleh syetan???? apakah mata dan kaki ini dihinggapi oleh syetan, sehingga begitu sulit untuk dibuka dan dilangkahkan???? APakah hati ini yang masih gelap dan tertutup oleh alunan bisikan syetan????
Tell me....!!!!! How i can do it......
Tapi tidak denganku. Kekotoran dalam hidupku masih belum bisa aku hilangkan dan bahkan semakin bertambah dan menggunung. ada rasa keinginan untuk melakukan itu semua, tapi kenapa langkah terasa berat untuk melaksanakannya. Apakah ini suatu karma yang harus aku hadapi dalam hidup ini. Tapi hati berkata lain, karena hidup adalah bagaimana kita menjalanninya. Yang Esa selalu memberi yang terbaik bagi hamba-Nya. Meskipun ia berlumur dosa dan berlimangkan kemunafikan. Asalkan ada niat, Ia senantiasa mengampuninya.
Setiap orang saya yakin bisa mengatakan apa yang sudah saya katakan di atas. Tapi kenapa setiap orang itu begitu sulit untuk merubah dirinya sendiri???? Niat yang sudah dilafazkan seakan hanya candaan yang tiada pernah disikapi dengan keseriusan. Hanya kata "nanti" dan "sebentar" menjadi penghalang dan begitu sulit untuk dilewati. Setiap kali teman kita atau bahkan orang yang paling dekat dengan kita mnyuruh kita berbuat kebaikan, seakan tiada jawaban selain "yah nanti" atau "sebentar lagi".
Mas..sholat dulu udah subuh!!! "yah nanti neng sebentar lagi". Berapa menit kita memejamkan mata kita kembali setelah waktu subuh??? 30menit, 60 menit atau bahkan lebih. Sedangkan sang mentari pagi tidak akan menanti kita untuk menunjukkan dirinya dan menutup waktu subuh.
Mungkin bagi orang yang beriman, dengan membaca tulisan ini mereka akan tertawa. Tapi yang menulis, hal seperti ini adalah masalah besar dalam kehidupannya. Mungkin karena yang dimiliki oleh penulis hanya niatnya saja dan belum memiliki kemauan. Tapi sampai kapan penulis harus mencari yang namanya kemauan. Apakah karena kemauan itu masih dikuasai oleh syetan???? apakah mata dan kaki ini dihinggapi oleh syetan, sehingga begitu sulit untuk dibuka dan dilangkahkan???? APakah hati ini yang masih gelap dan tertutup oleh alunan bisikan syetan????
Tell me....!!!!! How i can do it......
Rabu, 29 April 2009
26 Tahun Sudah Umurku Berkurang......
Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru…
Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku…
Karena ibadahku masih pas-pasan…
Kuraba dahiku…
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku
Ya Allah….
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah….
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah…
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
Ya Allah,
Ijikanlah…..
Dedicated to people who celebrate the definite cycle on their life….
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
Untuk sisa jatah umurku yang baru…
Daun gugur satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku…
Karena ibadahku masih pas-pasan…
Kuraba dahiku…
Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku
Ya Allah….
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?
Ya Allah….
Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah…
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
Ya Allah,
Ijikanlah…..
Dedicated to people who celebrate the definite cycle on their life….
Rabu, 01 April 2009
Kenapa?????
Yah...mungkin ini sudah nasibku, mungkin juga ini sudah suratan tangan dari-Nya
Tapi kenapa mesti begini yah....???? ga ngerti aku jadinya....
Bermula dari setitik masalah, tapi sekarang titik itu menjadi besar dan menganga. Membentang disetiap langkah kakiku, menghalangi dan membuatku sulit untuk menerima kenyataan ini.
Apa sih sebenarnya masalah yang sedang aku hadapi??? kalau aku sendiri tidak tahu bagaimana mungkin orang lain bisa tahu, tapi itulah yang terjadi sekarang.
Gelap membayang, seakan tidak ada titik terang di hadapanku. Kegelisahan melanda di setiap waktuku dan mengganggu pikiranku yang membuatku tidak bisa tenang.
Kucoba tuk melupakan masalah itu, tapi otakku tetap saja memikirkannya. Pepatah Korea mengatakan "Ikatan Yang Kuat Adalah Bila Keduanya Dipertemukan Oleh Takdir". Tapi pepatah itu mungkin bukan untukku.......
Oh....destiny.....
Tapi kenapa mesti begini yah....???? ga ngerti aku jadinya....
Bermula dari setitik masalah, tapi sekarang titik itu menjadi besar dan menganga. Membentang disetiap langkah kakiku, menghalangi dan membuatku sulit untuk menerima kenyataan ini.
Apa sih sebenarnya masalah yang sedang aku hadapi??? kalau aku sendiri tidak tahu bagaimana mungkin orang lain bisa tahu, tapi itulah yang terjadi sekarang.
Gelap membayang, seakan tidak ada titik terang di hadapanku. Kegelisahan melanda di setiap waktuku dan mengganggu pikiranku yang membuatku tidak bisa tenang.
Kucoba tuk melupakan masalah itu, tapi otakku tetap saja memikirkannya. Pepatah Korea mengatakan "Ikatan Yang Kuat Adalah Bila Keduanya Dipertemukan Oleh Takdir". Tapi pepatah itu mungkin bukan untukku.......
Oh....destiny.....
Selasa, 31 Maret 2009
Sendiri dan Sepi
Seperti apa yang pernah para senior katakan, "akan ditempatkan dimanapun sebagai seorang staf, kita wajib menjalankannya".
Ehm...dan itu semua terjadi di tempat kerjaku sekarang, saat sedang menikmati kebersamaan. Tanpa disangka dan diduga datang selembar kertas, sebuah Surat Keputusan mutasi pegawai. Ada yang kaget,ada juga yang sante karena sudah mendengar kabar burung.
Yang tadinya dekat jadi jauh, yang tadinya jauh jadi dekat, tapi itu bukan suatu masalah bagi seorang staf pengabdi. Yang mungkin terasa adalah yang tadinya banyak staf dan rame, sekarang tinggal satu ruang satu staf.
Mungkin itu semua adalah efek dari sebuah mutasi dan rotasi pegawai dan itu bukanlah sebuah hasil yang negatif dalam sebuah jawatan, karena itu harus dilakukan. Seandainya itu semua tidak dilakukan, mungkin yang terjadi adalah, Jawatan/Instansi tempat kita semua bekerja tidak akan maju dan tidak akan bisa tampil dalam sebuah persaingan.
Walaupun tujuan utama dari Instansi/Jawatan itu bukan untuk bersaing, tapi setidaknya Instansi/Jawatan itu akan dipandang dan disegani oleh yang lain. Apakah mutasi dan rotasi yang dilakukan ditempat kerja kita untuk sebuah persaingan? saya rasa bukan!!! Lebih kepada sebuah reward yang lebih baik. Rotasi dan mutasi itu adalah sebuah misi untuk mewujudkan visi dan menciptakan hasil yang lebih baik.
Karena rotasi dan mutasi sebuah instansi/jawatan besar, pasti akan ada pihak yang dirugikan dan diuntungkan. Dan itu saya rasa wajar, karena untuk mencapai hasil maksimal harus ada pengorbanan (meureun).
Tapi buat penulis, buat apa mikirin hal seperti itu. Toh para pimpinan di Instansi/Jawatan itu pasti punya alasan dan rencana yang lebih baik lagi. Penulis sebagai seorang staf, yang terpenting adalah melaksanakan tugas yang telah ditetapkan oleh para atasan. Karena seorang pemimpin tidak akan bisa mencapai apa yang diinginkannya tanpa ada staf dan bawahan. Accepted, Following and Enjoying your Job althought quiet alone.........
Good work, good lucky day........
Ehm...dan itu semua terjadi di tempat kerjaku sekarang, saat sedang menikmati kebersamaan. Tanpa disangka dan diduga datang selembar kertas, sebuah Surat Keputusan mutasi pegawai. Ada yang kaget,ada juga yang sante karena sudah mendengar kabar burung.
Yang tadinya dekat jadi jauh, yang tadinya jauh jadi dekat, tapi itu bukan suatu masalah bagi seorang staf pengabdi. Yang mungkin terasa adalah yang tadinya banyak staf dan rame, sekarang tinggal satu ruang satu staf.
Mungkin itu semua adalah efek dari sebuah mutasi dan rotasi pegawai dan itu bukanlah sebuah hasil yang negatif dalam sebuah jawatan, karena itu harus dilakukan. Seandainya itu semua tidak dilakukan, mungkin yang terjadi adalah, Jawatan/Instansi tempat kita semua bekerja tidak akan maju dan tidak akan bisa tampil dalam sebuah persaingan.
Walaupun tujuan utama dari Instansi/Jawatan itu bukan untuk bersaing, tapi setidaknya Instansi/Jawatan itu akan dipandang dan disegani oleh yang lain. Apakah mutasi dan rotasi yang dilakukan ditempat kerja kita untuk sebuah persaingan? saya rasa bukan!!! Lebih kepada sebuah reward yang lebih baik. Rotasi dan mutasi itu adalah sebuah misi untuk mewujudkan visi dan menciptakan hasil yang lebih baik.
Karena rotasi dan mutasi sebuah instansi/jawatan besar, pasti akan ada pihak yang dirugikan dan diuntungkan. Dan itu saya rasa wajar, karena untuk mencapai hasil maksimal harus ada pengorbanan (meureun).
Tapi buat penulis, buat apa mikirin hal seperti itu. Toh para pimpinan di Instansi/Jawatan itu pasti punya alasan dan rencana yang lebih baik lagi. Penulis sebagai seorang staf, yang terpenting adalah melaksanakan tugas yang telah ditetapkan oleh para atasan. Karena seorang pemimpin tidak akan bisa mencapai apa yang diinginkannya tanpa ada staf dan bawahan. Accepted, Following and Enjoying your Job althought quiet alone.........
Good work, good lucky day........
Langganan:
Postingan (Atom)
Menyempurnakan cinta
Dengan semua penderitaannya, adakah sesuatu yang lebih menyedihkan dari cinta? Dengan semua sukacitanya, adakah sesuatu yang lebih sempu...
-
Lahir dari rahim ibu 26 tahun silam, kini aku sudah menjadi orang dewasa. Tapi kedewasaanku tidaklah sedewasa mereka yang sudah lebih dewasa...
-
Hari hari lewat, pelan tapi pasti Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru Karena aku akan membuka lembaran baru Untuk sisa jatah um...
-
Hari demi hari berlalu sudah. Waktu demi waktu lewat begitu saja. Usia semakin tua, dan umurpun semakin berkurang. Tapi apa yang sudah aku l...